Loading

Tangerang

0
http://alfamartku.com

Berdiri sebagai perusahaan dagang aneka produk oleh Djoko Susanto dan keluarga yang kemudian mayoritas kepemilikannya dijual kepada PT. HM Sampoerna pada Desember 1989. Struktur kepemilikan berubah menjadi 70% PT HM Sampoerna Tbk dan 30% PT Sigmantara Alfindo (keluarga Djoko Susanto).Alfa Minimart pertama mulai beroperasi di Jl. Beringin Jaya, Karawaci, Tangerang, Banten.
Jumlah gerai Alfamart bertumbuh pesat menjadi 1.293 gerai hanya dalam enam tahun. Semua toko berada di pulau Jawa.PT HM Sampoerna Tbk menjual sahamnya, sehingga struktur kepemilikan menjadi PT Sigmantara Alfindo (60%) dan PT Cakrawala Mulia Prima (40%). Mendapat Sertifikat ISO 9001:2000 untuk Sistem Manajemen Mutu”.Alfamart sebagai Jaringan Minimarket Pertama di Indonesia yang memperoleh Sertifikat ISO 9001:2000 untuk Sistem Manajemen Mutu. Jumlah gerai mencapai 2000 toko. Memasuki Pasar Lampung. Menjadi perusahaan publik pada tanggal 15 Januari 2009 di Bursa Efek Indonesia. Jumlah gerai mencapai 3000 toko. Memasuki Pasar Bali.

Filed under Retail Franchises by on . Comment#

0
http://www.waroengkebab.com

Saat ini kebab menjadi makanan cepat siap saji yang makin digemari oleh segala usia tidak hanya di Indonesia melainkan di seluruh dunia, karena selain halal, keunikan dari cara membuatnya, juga rasa yang nikmat dan bergizi apalagi ditambah dengan harga yang cukup terjangkau. Bisnis ini bukan hanya sekedar trend masa kini, tetapi juga mempunyai peluang bagus untuk masa depan.

Waroeng Kebab hadir sejak akhir tahun 2007 dan merupakan pilihan tepat investasi hemat bagi pelaku usaha kebab, dengan desain booth yang menarik dan menu yang beragam. Saat ini Waroeng Kebab terdapat di Jakarta, Tangerang, Bekasi, Bandung, Batam, Pekanbaru, Banjar dan segera menyusul kota-kota lain di seluruh Indonesia. Merk Dagang Waroeng Kebab pun sedang dalam pengurusan di Dirjen HAKI. Kami menarik minat anda untuk bergabung bersama waralaba Waroeng Kebab.

Filed under Food Franchises by on . Comment#

0
http://www.bolaubimadoo.com

Bola ubi madu berasal dari kota Bandung, di kota asalnya bola ubi madu sangat digemari karena bentuknya yang unik seperti bola tennis tapi kopong dan rasanya yang enak dan garing.

Bola ubi madu, berbentuk seperti bola tenis, bulat namun agak sedikit kecil dan kopong. Bola ubi madu dibuat dari ubi cilembu madu yang terkenal sangat manis.

Bola ubi madu dihasilkan dari proses penggorengan yang unik. Adonan bola ubi madu dipulung – pulung sebesar kelereng besar, lalu di goreng di dalam minyak, setelah agak membesar, diangkat lalu digoreng lagi sambil ditekan – tekan dengan menggunakan sendok khusus.

Melihat potensi bola ubi madoo yang sangat besar, pada bulan Januari 2010, kami mendirikan oultet bola ubi madoo di Tangerang.

Mengapa potensi bola ubi madoo sangat besar? Jawabannya ada di bawah ini:

Pertama, rasa bola ubi madoo yang yang enak dan garing.

Kedua, proses penggorengan yang unik, merupakan suatu daya tarik tersendiri.

Ketiga, saat ini bola ubi madoo belum dikembangkan secara maksimal (hanya terdapat di kota Bandung), sehingga saat ini kemitraan dengan kami merupakan satu – satunya di Indonesia.

keempat, bola ubi madoo tidak ada isinya (alias kopong), sehingga tidak membuat kenyang, tetapi sensasi kenyal dan kopongnya membuat orang ketagihan untuk memakannya, sehingga pada setiap pembelian orang dapat membeli dalam jumlah banyak. (satu orang tidak akan cukup dengan satu buah saja, kecenderungannya akan membeli 3 – 5 buah untuk setiap orang).

Saat ini kami sudah memiliki 4 outlet yang sudah berdiri dan semuanya berada di daerah sekitar Tangerang, tepatnya:
1. Di depan Roti Bakar 88, Tangerang,
2. Di daerah Pasar Lama, Tangerang,
3. Di Foodcourt Villa Permata, Lippo Karawaci
4. Di Pasar Modern BSD

Rencananya kami akan buka 2 booth lagi di Salsa Food City, Gading Serpong dan Puri Indah.

Untuk keterangan lebih lanjut, hubungi kami di :

Jl. A. Yani No. 26, Tangerang
HP: 0812 8169 5500 / 83333 455
email: bolaubimadoo@yahoo.com
web : www.bolaubimadoo.com

Filed under Food Franchises by on . Comment#