Loading

Pada Tahun

0
http://www.biru.co.id

Berawal dari 3 unit computer 233 MMX yang di sewakan untuk rental computer berkembang menjadi 10 komputer. Bermodalkan 10 komputer dan 1 buah modem, pada tanggal 11 Januari 1997, berdirilah Biru yang beralamat di gerlong tengah bandung. Adapun service yang diberikan pada saat itu adalah rental computer dan internet. Seiring dengan perkembangan usaha, pada tahun 1998 Biru kemudian membuka cabang di Jatinangor dengan target segment utama adalah mahasiswa Jatinangor.

Filed under Computer & Internet Franchises by on . Comment#

0
http://www.raywhite.co.id

Saat ini nama Ray White telah dikenal secara luas. Lebih dari 800 kantor tersebar di Australia, New Zealand, Indonesia dan Asia Tenggara dan bersama-sama mereka membantu sekitar 200.000 pemilik rumah dan pembeli yang menjual dan membeli properti setiap tahun. Ray White adalah bisnis keluarga yang berasal dari Australia. Dengan perputaran penjualan tahunan real estate sebesar 20 milyar dolar, Ray White pada saat ini menyediakan pelayanan yang luas dalam bidang real estate dan properti dengan jangkauan luas. Sebagai contoh, kami mengelola sekitar 200.000 properti sewa pada tahun lalu dan menjual real estat komersial dengan nilai sekitar $975 juta.

Filed under Business Opportunities by on . Comment#

0
http://www.kfcindonesia.com

PT Fastfood Indonesia Tbk. adalah pemilik tunggal waralaba KFC di Indonesia, didirikan oleh Gelael Group pada tahun 1978 sebagai pihak pertama yang memperoleh waralaba KFC untuk Indonesia. Perseroan mengawali operasi restoran pertamanya pada bulan Oktober 1979 di Jalan Melawai, Jakarta, dan sukses outlet ini kemudian diikuti dengan pembukaan outlet-outlet selanjutnya di Jakarta dan perluasan area cakupan hingga ke kota-kota besar lain di Indonesia antara lain Bandung, Semarang, Surabaya, Medan, Makassar, dan Manado. Keberhasilan yang terus diraih dalam pengembangan merek menjadikan KFC sebagai bisnis waralaba cepat saji yang dikenal luas dan dominan di Indonesia. Bergabungnya Salim Group sebagai pemegang saham utama telah meningkatkan pengembangan Perseroan pada tahun 1990, dan pada tahun 1993 terdaftar sebagai emiten di Bursa Efek Jakarta sebagai langkah untuk semakin mendorong pertumbuhannya. Kepemilikan saham mayoritas pada saat ini adalah 79,6% dengan pendistribusian 43,8% kepada PT Gelael Pratama dari Gelael Group, dan 35,8% kepada PT Megah Eraraharja dari Salim Group; sementara saham minoritas (20,4%) didistribusikan kepada Publik dan Koperasi.

Filed under Food Franchises by on . Comment#